Rabu, 22 November 2017

drama

THE PURPLE LOVE

           The story is about the relation betwen friendship and couple At the one of university in Pekanbaru in faculty of low, in the story any 4 people, 3 girls and 1 boy. Their name are Boy, Via, Icha and Tika.
            One day at the campus when boy wanna go to the library....

Icha     : ''hi roy, where do you go?''
Boy     : ''I wanna go to library.''
Icha     : ''may i joint with you?''
Boy     : ''why not !''

            Finally they arrived in library after that they looking for some books and then they make conversation while they also read the book, and in library icha was have feel interested with boy.

Boy     : "are you have no class, so you can a accompany me?''
Icha     : "actually I have a class but I am so lazy to learn.''
Boy     : "why?''
Icha     : "i just wanna be with you.''
Boy     : "hahahaha.. thats funny''
Icha     : "up to you but I think i was fallin in love with you."
Boy     : "are you serious?"
Icha     : "yes."

            Day by day boy and icha getting closser until boy almost forgat with his best friends, one of the boy’s  special friend is via, Via is the most closed with boy.
            One day at the campus Boy and Icha while they walked to the class sudenly..

Via      : "hi boy, are you still remember me?"
Boy     : ''of course yes"
Via      : "hahaha sorry i think you were forget me"
Boy     : "why? you my best friend."
Via      : "yes, your best friend but you don’t care me yet?"
Boy     : "no, that just on yor mind"
Via      : "i hope that, btw are you have spare time in this afternon?"
Boy     : "hmmm. I think I have no time, because I was promise with Icha."
Via      : "oh, thats okay, I will go to gramed lonely."
Boy     : "I’m sorry about that."

            With this situationnvia dislike with boy’s behaviour, because boy doesn’t care with via. After that via start to move a way, and then...

Boy     : "via I want tell you about something."
Via      : "what is that?"
Boy     : "actually i was make a relation with icha, so what do you think?"
Via      : "up to you!"
Boy     : "are you did not happy?"
Via      : "I’m happy¸congratulation..."
Boy     : "thank you."

            In the night when via go to looking for bay a cake, via look icha in a restaurant with two boys and a girl, icha was romantice with a boy, after that via take their picture and send the photo to boy.
            The next day they mat at campus and boy asking via about the photos last night after that via tell abou the photos.

Via      : "I think icha was have a relation with other boy because I look Icha with a boy were         romantic."
 Boy    : "are you sure?"
Via      : "yes"
Boy     : ''hmmm maybe she not the best for me, oke I will break with her."
Via      : "if that the best for you, so you may do it."

             In that moment sudenly  Boy break With Icha with the evidence. But Icha doesn’t want to break with Boy, after that via and boy be closed but any a girl who doesn’t like wit boy and via her name is Tika...

Tika     : "cha, you know, boy get break with you because of via."
Icha     : "are you sure?"
Tika     : "yes."
Icha     : "oh my god.."

 After that tika feel like hate to Boy and Via but via and Boy don’t think anything about it
Day by day Boy and Via more clossed until Boy fallin in love with Via

Boy     : "Via, you know actually I have fell with you..."
Via      : "are you sure, why?"
Boy     : "because I think you can guide to be beter and you always gave me good adviced and you can influence mw to do some thing importent."
Via      : "Boy... I think is better if just a friend because one day I dont want to break with you I need you so much"
Boy     : "so if you need me why we are not make a relation?"
Via      : "because friendship is immortal and relationship just a moment."
Boy     :"so !
Via      :: so we just a friendship but our friendship special because we need each other and we dont''                 want to break even a minute..''

Jumat, 10 November 2017

Mid test belajar dan pembelajaran

A take home assignment
Submitted in partial fulfillmernt of the requirements
For the subject of beljar dan pembelajaran
ROMI TAMIMI
(1688203058)
Answer
Jika saya menjadi seorang guru, saya akan melakukan yang terbaik kepada siswa saya supaya ilmu pengetahuan dapat lebih berkembang lagi, nah kalau ditanya teori dalam mengajar mungkin saya tidak akan memakai satu teori saja melainkan mengkombinasikan teori yang terbaik dan sesuai dengan situasi dan kondisi, mungkin pada masa sekarang kita lebih baik menggunakan teori sibernetik karena teori ini sudah merupakan kombinasi dengan semua teori belajar sebelumnya selain itu teori ini juga menyesuaikan dengan kemajuan zaman. Namun saya tidak akan terpatok dengan satu teori saja, sebagai seorang guru yang bijak kita harus tau dan paham dengan semuai teori yang ada, baru kemudian kita dapat mengaplikasikannya dengan baik.
Kalau masalah model mungkin saya akan menggunakan model yang sesuai dengan kurikulum sekarang yaitu student learning center, dengan membuat sistem kelompok kemudian memaparkan hasil diskusi mereka dengan begitu maka tidak hanya mendapatkan tentang pelajaran melainkan dapat melatuh speaking ability juga, jadi peran saya sebagai seorang guru saya akan selalu memantau jalannya proses belajar dan pembelajaran tersebut, setelah sebuah kelompok selesai mempersentyasekan hasil diskusinya baru saya akan menyimpulkan materinya tidak hanya itu saya akan meluruskan jika mungkin dalam penyampaian kelompok yang tampil ada yang kurang tepat atau tidak sesuai dengan teori yang sebenarnya.
Sebagai seorang guru juga kita harus paham dengan yang namanya masalah dalam belajar, tentu dalam setiap proses belajar dan pembelajaran akan ada yang namanya masalah, sebagai seorang guru yang baik kita harus dapat menyelesaikannya. Contoh jika dikelas ada satu orang yang sangat susah mengerti dengan pelajaran sementara kawan-kawannya sudah mengerti, dalam kasus ini terlebih dahulu saya akan mengidentifikasi apa penyebab dia memiliki keterlambatan dalam memahami pelajaran setelah itu mungkin saya akan meprioritaskan dia supaya dia bisa mengejar keterlambatan dalam pemahamannya.

Rabu, 01 November 2017

Future

Masa depan, sebuah kata yang semua pasti tau artinya tapi tidak banyak orang yang dapat memahaminya karena masa depan memiliki art i  yang sangat luas, setiap orang berhak membuat defenisi masing-masing.
Kalau menurut saya defenisi masa depan adalah sesuatu apa yang harus diusahakan dari masa sekarang karena masa depan itu adalah hasil dari masa sekarang.
Nah pada cerita kali ini saya akan membagikan cerita life journy 10 tahun kedepan, memang kita tidak bisa bisa merubah takdir tapi kita berhak untuk berencana supaya kita memiliki way atau jalan cerita masing-masing, ketika kita sudah memiliki gambaran hidup seperti apa setidaknya kita memiliki patokan atau arah yang sudah direcanakan,
Sekarang umur saya 20 tahun berarti 10 tahun kedepan umur saya 30 tahun, pada saat umur 30 tahun rencananya saya sudah memiliki pekerjaan yang tetap dan setidaknya sudah memiliki tabungan, iya tabungan karena walalupun saya memiliki pekerjaan yang bagus saya harus menabung supaya saya bisa membeli tanah di Rohul, karna pada umur 45 saya sudah harus mempunyai tanah yang cukup luas disana, karena jika kita memiliki tanah diRohul itu sudah menjamin masa depan kita dan keturunan kita.
Kalau sudah bisa membeli tanah kemudian tanahnya akan saya tanam sawit karena sawit tidak harus melakukan perawatan yang menyita banyak waktu, kita tinggal menunggu tiap 2 minggu sekali supaya panen.

Bersambung.....

Tidak seperti biasanya

Pagi ini tidak seperti pagi biasanya kantin yang biasanya bising dengan suara mahasiswa kali ini bising dengan suara spesker  karena pagi ini ada lomba speach contest yang ditaja oleh balai bahasa universitas lancang kuning, karna salah satu dari kawan kami ada yang ikut maka kami berbondon bondong pergi untuk menyaksikan perlombaan yang seru itu.

Mutiara adalah kawan mami yang mengukuti perlombaan itu, mahasiswa cantik, pintar dan banyak lagi kelebihan yang lainnya, dia memang selalu aktif dalam mengikuti mata kulia selain english ability yang luar biasa dia juga punya segudang oengalaman yang sangat membantu dalam masalah percaya diri.

Rabu, 25 Oktober 2017

Tak perlu aku campur

“kedua sapi kita sudah sangat kurus bu” jelas seorang gadis kepada ibunya, kala itu seorang ibu dan anak mengasih makan sapinya. Ibu dan anak ini tinggal di sudut sebuah kampung, kampung yang umelanjutkan kehidupannya. Bertani dan berternak adalah pekerjaan yang paling banyak dilakukan masyarakat situ, begitu pun dengan seorang ibu dan anak gadisnya itu.
Ibu dan anak gadis itu hanya tinggal berdua dalam sebuah rumah yang sangat sederhana, pekerjaan sehari-hari ibu itu hanyalah memerah susu sapi sementara anaka gadisnya yang cantik itu menjajalkan susu segarnya setiap pagi, mereka tinggal berdua karena ayahnya sudah meninggal dua tahun yang lalu, semenjak kepergian ayahnya kemerosotan pun semakin terasa, apalagi dibagian perekonomian, kenapa tidak, karena yang menjadi tulang punggung sekarang hanyalah ibunya, itupun sudah tua.
Setelah susu diperah sore hari kemudian akan dibungkus pada malam hari, sebelum dijajalkan gadis itu pada pagi hariny, dia menawarkan susu segar hasil perahannya itu kepada warga sekitar, ada juga sebagian yang memang sudah berlangganan.
One morning with a routine as usual start this girl around the village to sell the cow's milk, upon arrival in front of RW's house that is already a customer
 setibanya didepan rumah pak RW yang memang sudah menjadi pelanggannya, gadis itu memanggil istri dari pak RW tersebut, “ bu hari ini berapa bungkus” tanya gadih dengan bahasa yang sopan dan santun, “ tiga aja anak” jawab istri pak RW dengan lembut, “ oh iya bu”.
Pak RW tersebut memiliki seorang anak laki-laki yang sangat ganteng dan mempunyai ke pribadian yang  sangat bagus, semua gadis dikampung itu suka kepadanya tapi laki-laki itu tidak suka kepada cewek yang suka padanya hanya karna dia kaya, makanya sampai sekarang dia belum menemukan pendamping hidupnya.
Ronda malam adalah rutinitas para pemuda kampung setiap malamnya, dan kebetulan malam ini adalah waktunya bagi anak pak RW untung jaga malam, dia selalu berkeliling kampung untuk memastikan keamanan warga kampung tersebut, ketika berada didepan rumah ibu dan anak gadis yang menjual susu itu dengan tidak sengaja dia mendengarkan percakapan ibu dan gadis itu, “ nak bagaimana kalau susu ini kita tambah dengan air, supaya kita dapat uang lebih banyak” jelas ibu dengan tujuan meyakinkan anaknya”, yahh mungkin karena faktor ekonomi, namun dengan sangat jujur gadis itu menjawab “dengan menambahkan air maka kualitas susu kita akan menuru tetapi kita masih menjual harga yang sama bukan kah ibtu perbuatan curang bu?” jawab anak itu untuk membanhtah perkataan ibunya.
Karna mendengarkan percakapan seorang gadis dan ibu itu tadi malam, pemuda ganteng itu bercerita kepada ayahnya dengan maksut untuk menyampaikan kepada ayahnya kalau dia jatuh cinta kepada seorang gadis yang memiliki hati yang jujur. Dengan senang ayahnya langsung menyetijuinya, singkat cerita akhirnya keluarga pak RW pun bertanya kepada gadis penjual susu itu, dengan tidak menyangka gadis itupun bersedia menjadi istri dari anak pak RW tersebut.Akhirnya seorang ibu tua pemerah susu itupun merasa bahagia karena dia juga tinggal bersama anak dan menantunya dengan bahagia.

Rabu, 18 Oktober 2017

Kaca Buram

BAB 1
Melirik

“ untuk penampilan kelompok hari ini masih banyak kekurangan, jadi ibu harap untuk kelompok ya selanjutnya dapat mempersiapkan bahan lebih baik lagi, ibu tidak suka kalau menjelaskannya itu dengan cara membaca jadi tolong pahami materinya sebelum tampil” penjelasan bu Refika untuk menutup kelas hari ini. Bu Refika adalah dosen yang mengampu mata kuliah Perkembangan peserta didik, setelah metup kelas ibu itu langsung meninggalkan kelas.
when lecturer out start routines of our very busy class, because of course selamjutmya still diruangan same so we wait diruangan it also, subjects next is writing courses required taken by the student English education in the teachers college and science University education sassy yellow, subjects in ampu by Mr. syahdan m.pd. addition lecturer writing the father of it as well as a representative of the Dean of 1 in the faculty of US.
Kembali ke rutinitas kami yang rusuh dikelas, kami selalu bercanda ria dikelas mulai saling mnengganggu, nyanyi-nyanyi gak jelas, makan-makan, sampai yang selalu cerita masalah dia yang udah mau nikah pokoknya jika kelas tidak ada dosen maka semua mahasiswa akan sibuk dengan kegiatannya masing-masing, tapi hari ini saya agak berbeda saya memilih duduk dan diam karena saya lagi mengerjakan tugas dari pak syahdan.
Saya memilih duduk dipojok sendirian karena menulis tugas, biasalah karna saya termasuk golongan mahasiswa yang mempunyai aliran pendidikan dengan selogan kalau bisa besok kenapa harus hari ini, hahahahah iya itu selogan yang salah tapi yahhh gimanalagi karna kami bukan mahasiswa yang rajin jadi kami menganggap selogan itu benar walaupun kami tidak menganjurkan untuk mengikuti aliran kami itu.
Oh iya sebelum lanjut ke cerita saya mau memperkenalkan diri dulu nama saya Romi tamimi dan orang-orang biasa memanggil saya romi dan ada juga yang memanggil omi aja, tapi itu tidak masalah, saya mahasiswa semester 3, saya tinggal dikamus, iya hahaha lucu kan tapi memang iya saya tinggal dikampus  bukan karna cinta kampus, tapi kerja disini lumayanlah meringankan biaya kuliah jadi tidak semua dari orangtua lagi, yahh alahamdulillah lah bisa banti sikit-sikit.
Back to the story karna sedang menulis jadi saya kurang memperhatikan kekacauan kelas hari ini hemmm sedih suh gak bisa ribut tapi mau gimana lagi saya harus menyiapkan tugus writing ini, setelah beberapa lama mengerjakan tugas saya mencoba melepas penat dengan meluruskan kaki sembari melihat keluar melalui jendela tapi dari kaca yang agak buram hahaha iya kacanya buram karna jarang dirsihkan, dari kaca buram itu itu saya melihat sosok wanita yang mukanya tidak asing bagi saya tapi saya tidak tau itu siapa.

Kamis, 28 September 2017

Rangkuman hakekat belajar dan pembelajaran

RANGKUMAN BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

1.      HAKIKAT BELAJAR DAN PEMBELAJARAN
Hakikat belajar dan pembelajaran adalah dasar atau landasan untuk mengetahui sebuah sistem pendidikan. Sebagai calon guru kita harus paham dan mengerti cara membuat sebuah sistem pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan tujuan yang diharapakan

Tujuan dari hakekat belajar dan pembelajaran adalah mampu terciptanya proses belajar secara koognitif, efektif dan motorik.
2.      PRINSIP-PRINSIP BELAJAR
  prinsip itu adalah suatu aturan, yaitu pedoman bagi setiap pendidik agar proses belajar-mengajar
dapat berjalan dengan baik, menyenangkan, terarah dan sesuai dengan ketentuan.
Perhatian dan Motivasi
Perhatian itu sangat penting dalam proses belajar-mengajar, dimana seorang pendidik memberikan hatinya tulus ikhlas untuk mengajar peserta didik, mengajarkan segala ilmu pengetahuan yang ia miliki dan memfokuskan pikirannya penuh untuk mendidik/ mencerdaskan generasi bangsa, itulah bentuk perhatian seorang guru yang saya kenali. motivasi itu juga harus dimiliki oleh setiap pendidik dan peserta didik, peserta didik memiliki motivasi yang benar dalam belajar, motivasi itu adalah sesuatu yang mendorong seseorang untuk mengejar tinggi mimpinya.
Keaktifan
Keaktifan itu timbul dalam diri seseorang. Seseorang yang ingin berbuat sesuatu yang berbeda dari yang lain, memiliki kemauan dan aspirasinya sendiri
Keterlibatan Langsung/Berpengalaman 
Belajar itu bukan hanya teori saja, tetapi praktek itu juga lebih penting, karena dengan adanya belajar praktek, itu bisa membangun motivasi, skill dan memiliki pengalaman nyata dalam diri sesuai dengan pembelajaran.
Pengulangan
Pengulangan dalam belajar akan melatih daya-daya yang ada pada manusia yang terdiri atas daya mengamat, menanggap, mengingat, mengkhayal, merasakan, hingga berfikir yang akan membuat daya-daya tersebut berkembang.
Tantangan
Dalam pembelajaran akan selalu di temukan hambatan atau tantangan oleh peserta didik. Dan itu akan membuat peserta ddik lebih bijaksana/dewasa dalam menyelesaikan jenis tantangan apapun yang menghambat pembelajaran tersebut.
Balikan atau Penguatan
Nilai yang bagus didapat oleh setiap siswa yang belajar sungguh-sungguh (penguatan positif) sedangkan bagi yang tidak sungguh-sungguh dalam belajar dan mendapat nilai yang jelek dan membuat anak tersebut takut dan tidak tertarik lagi dalam belajar, ini adalah bentuk dari penguatan negatif.
Perbedaan Indiviual
setiap  peserta didik itu memiliki latar belakang yang berbeda-beda, sifat maupun kebiaaanya. Dan pendidik tidak boleh memukul rata cara pembelajaran kepada peserta didik tersebut, karna setiap perbedaan itu berpengaruh terhadap cara dan hasil pembelajaran siswa.

3.      MOTIVASI BELAJAR
seperti yang kita ketahui, Motivasi itu adalah suatu dorongan yang membuat anak/peserta didik itu lebih semangat dalam proses belajarnya. Setiap peserta didik pasti sangat senang jika mendapat bentuk apresiasi dari guru nya, nilai yang bagus, hadiah dll, apalagi jika dari orang tua.
Motivasi itu terbagi 2 :
1. Motivasi intrinsik
         motivasi yang benar-benar muncul dalam hati seseorang to do something.
    ex : keinginan belajar/mencari ilmu dll. 
2. Motivasi Ekstrinsik
          Motivasi yang didukung oleh pihak luar, dan mencoba untuk memengaruhinya
    ex : motivasi dari lingkungan, formal, informal dll.



4.      TEORI BELAJAR DAN APLIKASINTYA

Teori belajar yang dijelaskan kelompoksaya sendiri ada 5 macan yaitu:

1. Teori belajar behvioristik : teori menuntut siswa untuk melakukan suatu kegiatan dan kegiatan itupun mendapat nilai apresiasi oleh guru. Interaksi antara Stimulus (rangsangan) dan Respon (reaksi), berinteraksi dengan lingkungan, perubahan tingkah laku.
Ciri-cirinya:
1. Bersifat Mekanisme
2. Menekankan peranan lingkung,gan
3. Mementingkan pentingnya latihan
4. Mementingkan mekanisme hasil belajar
Mengaplikasinya  : Masih berhubungan dengan KTSP.  (Teacher center)

2. Teori belajar kognitif : pembelajaran yg menekankan pada pengetahuan dan pengalaman dari si siswa sendiri.
Contoh : proses menjawab soal dalam pembelajaran
Tahapan-tahapan perkembangan kognitif menurut piaget :
1. Tahapan Sensori Motor (0-2th)
2. Tahapan Pra-Operasional (2-7th)
3. Tahapan Operasi Konkrit (7-11th)
4. Tahapan Operasi Formal (11-15th)

3. Teori belajar humanistik : lebih melihat pada sisi perkembangan kepribadian manusia (Student creative)  seperti hal mengenal kepribadian siswa dan seorang guru mampu membangun karakter/pikiran yg positif pada anak. Guru sebagai fasilitator dan motivator bagi siswanya. 

4. Sibernetik : sebuah teori yang baru, dimana teori ini lebih modern. Sekolah yg memiliki fasiltas yg memadai, sangat membantu siswa dalam mengolah dan mendapatkan informasi. Tetapi, seorang guru harus pandai dalam memberikan penerangan kepada siswanya agar tidak terlalu terlena dengan kecanggihan teknologi ini, karna itu menyederhanakan seorang siswa, disitu dia tinggal copas dan tidak terlalu memhami apa yg dia copas tersebut, jadi harus di combine cara mendapatkan informasi secara mandiri atau mengolah sendiri dan menggunakan teknologi canggih. Mendapatkan informasi atau mengolah informasi  di combine dengan menggunkan mdia analog seperti komputer. Jika seorang guru dari kota di tugaskan untuk mengajar di sebuah desa, dengan fasilitas didesa yang tidak memadai, seorang guru harus memiliki keterampilan atau keahlian untuk mengajar tanpa menggunakan fasilitas seperti komputer. Dan caranya bisa menggambarkan sesuatu dalam bentuk gambar, biarpun siswa belum pernah melihat barangnya tapi paling tidak siswa sudah mengenalnya. 


5. teori kontruktivis : Teori ini percaya kalau siswa itu mampu mencari sendiri masalah, menyusun, menyelesaikan dan membuat kosep realistik dalam pengetahuan



5.      PERAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN

Seseorang yang berperan besar dalam mendidik, mengajarkan sesuatu hal yang baru, mengarahkan pada hal kebenaran sesuai dengan undang-undang ialah Guru. Dan guru adalah sumber belajarnya murid, dari gurulah murid diajarkan membaca, menulis serta berhitung. Guru juga adalah orangtua kedua bagi anak di sekolah. Peranan guru sebagai komunikator, sahabat yang dapat memberikan nasehat-nasehat, motivator sebagai pemberi inspirasi dan dorongan, pembimbing dalam pengembangan sikap dan tingkah laku serta nilai-nilai.


6.      MASALAH-MASALAH INTERNAL DAN EXTERNAL PEMBELAJARAN
Masalah –masalah Belajar internal dan eksternal akan memengaruhi proses belajar. 

1. masalah belajar internal adalah masalah yang timbul dari dalam diri siswa, faktor internal berasal dari diri anak itu sendiri seperti :
a. kesehatan
b. rasa aman
c. faktor kemampuan intelektual
d. faktor afektif seperti perasaan dan percaya diri
e. motivasi
f. kematangan untuk belajar
g. usia
h. jenis kelamin
i. latar belakang sosial
j. kebiasaan belajar
k. kemampuan mengingat

2. masalah belajar eksternal adalah masalah-masalah yang timbul dari luar diri siswa sendiri atau faktor-faktor eksternal yang menyebabkan ketidakberesan siswa dalam belajar. Faktor eksternalnya :
a. kebersihan rumah
b. udara yang panas
c. ruang belajar yang tidak memenuhi syarat
d. alat-alat pelajaran yang tidak memadai
e. lingkungan sosial maupun lingkungan alamiah
f. kualitas proses belajar mengajar


7.      SUMBER BELAJAR

Sumber belajar (learning resources) adalah sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh peserta didik dalam belajar. Dan sumber belajar ini sumber ilmu yang akan di di transfer oleh guru kepada muridnya, tanpa ada sumber belajar maka proses belajar mengajar tidak akan terarah dan akan melenceng dari ketetapan yang telah ada.

8.      PENDEKATAN PEMBELAJARAN

PENDEKATAN PEMBELAJARAN :
Yaitu sebagai titik tolak atau sudut pandang terhadap proses pembelajaran yang merujuk pada pandangan tentangterjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum. Pendekatan terbagi dua yaitu pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach) dan pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach

STRATEGI PEMBELAJARAN :
 taktik yang digunakan guru dalam melaksanakan proses belajar-mengajar agar dapat mempengaruhi para siswa mencapai tujuan pengajaran secara lebih efektif dan efisien.


TEKNIK PEMBELAJARAN :
Teknik adalah cara kepandaian untuk membuat atau melakukan sesuatu. Jadi, teknik pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik.

MODEL PEMBELAJARAN :
Sebagai prosedur sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar sama juga dengan suatu pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Jadi, ssebenarnya model pembelajaran itu adalah sebuah bingkai yang didalamnya terdapat pendekatan, strategi, metode pembelajaran dan teknik. 


METODE PEMBELAJARAN :

Perfomance guru dikelas, yang dapat menguasai keadaan kelas sehingga tercipta susana belajar yang menyenangkan.
Macam-macamnya :
a. metode ceramah
b. metode diskusi
c. metode demonstrasi
d. metode ceramah plus
e. metode eksperimental
f. metode study tour
g. metode latihan keterampilan
h. metode pengajaran beregu


9.      PEMBELAJARAN DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM

Pengembangan kurikulum merupakan bagian yang sangat esensial dalam proses pembelajaran. Ada 4 bagian penting dalam kurikulum meliputi: tujuan, isi/materi, strategi pembelajaran, dan evaluasi. Ke-4 bagian/komponen penting kurikulum ini saling berkaitan dan berinteraksi untuk mencapai perilaku yang diinginkan/dicita-citakan oleh tujuan pendidikan nasional.
Tujuan yang jelas akan memberi petunjuk yang jelas pula dalam memilih isi/materi yang harus dikuasai, strategi yang akan digunakan serta bentuk dan alat evaluasi yang tepat untuk mengukur ketercapaian kurikulum.
Hierarki perumusan tujuan kurikulum dimulai dari tujuan umum pendidikan, kemudian tujuan institusional, tujuan kurikuler, dan tujuan instruksional.
Materi/isi kurikulum menurut Saylor dan Alexander adalah fakta-fakta, observasi, data, persepsi, penginderaan, pemecahan masalah yang berasal dari pikiran manusia dan pengalamannya yang diatur dan diorganisasikan dalam bentuk konsep, generalisasi, prinsip, dan pemecahan masalah.
Strategi pembelajaran berkaitan dengan bagaimana menyampaikan isi/materi kurikulum agar tujuan tercapai dan komponen evaluasi kurikulum adalah untuk menilai apakah tujuan kurikulum telah tercapai. Hasil dari evaluasi kurikulum adalah berupa umpan balik apakah kurikulum ini akan direvisi atau tidak.
Pengembangan Kurikulum
Kurikulum adalah apa yang akan diajarkan sedangkan pembelajaran adalah bagaimana menyampaikan apa yang diajarkan. Menurut McDonald & Leeper kegiatan kurikulum adalah memproduksi rencana kegiatan, sedangkan pembelajaran adalah kegiatan melaksanakan rencana tersebut. Kurikulum dan pembelajaran pada dasarnya merupakan subsistem dari suatu sistem yang lebih besar, yaitu sistem persekolahan. Kurikulum dan pembelajaran adalah dua sistem yang saling terkait satu sama lain secara terus-menerus dalam suatu siklus.
Menurut Gagne dan Briggs pembelajaran adalah suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar siswa yang berisi serangkaian peristiwa yang dirancang untuk mempengaruhi proses belajar dalam diri siswa. Menurut Gredler proses perubahan sikap dan tingkah laku siswa pada dasarnya terjadi dalam satu lingkungan buatan dan sangat sedikit bergantung pada situasi alami, ini artinya agar proses belajar siswa berlangsung optimal guru perlu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Proses menciptakan lingkungan belajar yang kondusif ini disebut pembelajaran.
Prinsip-prinsip yang harus diperhatikan dalam mengelola kegiatan pembelajaran adalah:
1. harus berpusat pada siswa yang belajar
2. belajar dengan melakukan,
3. mengembangkan kemampuan sosial,
4. mengembangkan keingintahuan,
5. imajinasi dan fitrah anak
6. mengembangkan keterampilan memecahkan masalah
7. mengembangkan kreativitas siswa,
8. mengembangkan kemampuan menggunakan ilmu dan teknologi
9. menumbuhkan kesadaran sebagai warga negara yang baik, dan
10. belajar sepanjang hayat.

Pengembangan kurikulum adalah suatu istilah yang ada dalam studi kurikulum, yaitu sebagai alat untuk membantu guru melakukan tugasnya menyampaikan pembelajaran yang menarik minat siswa. Kegiatan pengembangan kurikulum ini perlu dilakukan untuk menghadapi dan mengantisipasi keadaan berikut, yaitu merespons perkembangan ilmu dan teknologi, perubahan sosial di luar sistem pendidikan, memenuhi kebutuhan siswa dan merespons kemajuan-kemajuan dalam pendidikan.
Masalah yang ada dalam proses pengembangan kurikulum biasanya berkaitan dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai bagaimana memilih materi yang diajarkan, apa yang harus dilakukan bila ada pandangan yang bertolak belakang dengan pengembang dan bagaimana menerapkan kurikulum secara meyakinkan.

10.  KONSEP DASAR BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

 Istilah belajar dan pembelajaran merupakan suatu istilah yang saling terkait dan tak dapat dipisahkan satu sama lain dalam proses pendidikan.

 Belajar merupakan suatu proses memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam wujud perubahan tingkah laku dan kemampuan bereaksi yang relative permanen atau menetap karena adanya interaksi individu dengan lingkungannya.

Tingkah laku yang dikategorikan sebagai aktivitas belajar memiliki ciri-ciri : terjadi secara sadar, kontinyu dan fungsional, positif dan aktif, permanent, bertujuan atau terarah, mencakup seluruh aspek tingkah laku

Pada dasarnya faktor yang mempengaruhi belajar ada dua macam, yaitu faktor internal (jasmani dan rohani) dan faktor eksternal (keluarga, sekolah, masyarakat)

Pembelajaran merupakan suatu upaya yang dilakukan dengan sangaja olah pendidik untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, mengorganisasi dan menciptakan sistem lingkungan dengan berbagai metode sehingga siswa dapat melakukan kegiatan belajar secara efektif dan effisien serta dengan hasil optimal. 
Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan dalam proses pembelajaran sehingga diperoleh hasil yang optimal, antara lain : metode ceramah, latihan, tanya jawab, karyawisata demonstrasi, sosiodrama, bermain peran, diskusi, pemberian tugas dan resitasi, eksperimen, proyek



11.  RENCANA DAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN

Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. 

Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup satu kompetensi dasar yang terdiri atas satu indicator atau beberapa indikator untuk satu kali pertemuan atau lebih.

RPP merupakan persiapan yang harus dilakukan guru sebelum mengajar. Persiapan disini dapat diartikan persiapan tertulis maupun persiapan mental, situasi emosional yang ingin dibangun, lingkungan belajar yang produktif, termasuk meyakinkan pembelajar untuk mau terlibat secara penuh.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dengan silabus mempunyai perbedaan, meskipun dalam hal tertentu mempunyai persamaan. Silabus memuat hal-hal yang perlu dilakukan siswa untuk menuntaskan suatu kompetensi secara utuh, artinya di dalam suatu silabus adakalanya beberapa kompetensi yang sejalan akan disatukan sehingga perkiraan waktunya belum tahu pasti berapa pertemuan yang akan dilakukan.

Sementara itu, rencana pelaksanaan pembelajaran adalah penggalan-penggalan kegiatan yang perlu dilakukan oleh guru untuk setiap pertemuan. Didalamnya harus terlihat tindakan apa yang perlu dilakukan oleh guru untuk mencapai ketuntasan kompetensi serta tindakan selanjutnya setelah pertemuan selesai.